Medan, Sumatera Utara – Seorang tukang pijat menjadi korban pembunuhan di Medan. Korban, yang diketahui bernama Sari (35), ditemukan tewas di tempat kerjanya di kawasan Medan Sunggal, pada Kamis malam, 14 Maret 2024, sekitar pukul 22.00 WIB. Pelaku, yang diidentifikasi sebagai Andi (30), diduga merupakan pelanggan korban, saat terakhir kali yang dilayaninya.
Menurut keterangan saksi mata, sebelum kejadian, Andi datang ke tempat pijat korban. Tidak lama kemudian, terdengar suara keributan dari dalam ruangan. Warga sekitar yang curiga kemudian mendatangi lokasi dan menemukan korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.
“Saya dengar suara ribut-ribut dari dalam. Pas saya cek, korban sudah tergeletak di lantai,” ujar salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya.
Warga sekitar segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Sunggal. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan pelaku dan memasang garis polisi. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.
Kapolsek Sunggal, Kompol. Chandra, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Pelaku sudah kami amankan dan sedang dalam pemeriksaan. Kami masih mendalami motif pembunuhan ini,” ujar Kompol. Chandra.
Kompol. Chandra menambahkan bahwa pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap motif sebenarnya dari pembunuhan ini. “Kami belum bisa menyimpulkan motifnya. Kami masih fokus pada penyelidikan,” tambahnya.
Kejadian ini tentu saja mengejutkan warga sekitar dan rekan kerja korban. Korban dikenal sebagai tukang pijat yang ramah dan profesional.
Informasi Penting:
- Waktu kejadian: Kamis, 14 Maret 2024, sekitar pukul 22.00 WIB.
- Lokasi: Kawasan Medan Sunggal.
- Korban: Sari (35), tukang pijat.
- Pelaku: Andi (30), diduga pelanggan.
- Penyebab kematian: Masih dalam penyelidikan.
- Tindakan kepolisian: Olah TKP, autopsi.
Pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pembunuhan ini. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. Semoga korban mendapatkan keadilan dan pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya. Keamanan para pekerja jasa seperti tukang pijat pun menjadi perhatian lebih setelah kejadian ini.
