Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol, baru-baru ini menggelar acara silaturahmi yang penuh kehangatan di Rumah Singgah Tuan Kadi. Acara ini tidak hanya menjadi ajang mempererat tali persaudaraan antara kepolisian dengan tokoh masyarakat dan pemangku adat, tetapi juga menjadi momentum untuk menegaskan komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Melayu di Bumi Lancang Kuning.
Rumah Singgah Tuan Kadi, sebagai salah satu cagar budaya yang memiliki nilai sejarah dan sentimen mendalam bagi masyarakat Riau, dipilih sebagai lokasi acara ini. Keberadaan bangunan bersejarah ini menjadi simbol kuat akan akar budaya Melayu yang kaya dan perlu terus dipertahankan. Suasana silaturahmi yang berlangsung penuh kekeluargaan ini mencerminkan sinergi yang baik antara aparat kepolisian dengan elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan, sekaligus melestarikan nilai-nilai luhur budaya daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Riau menyampaikan apresiasinya kepada para tokoh masyarakat dan pemangku adat atas peran aktif mereka dalam menjaga kondusifitas wilayah Riau. Beliau menekankan bahwa keamanan dan ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para penjaga tradisi dan budaya Melayu.
Lebih lanjut, Kapolda Riau mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Melayu sebagai identitas dan kekayaan Riau. Beliau menyoroti pentingnya nilai-nilai luhur yang terkandung dalam budaya Melayu, seperti sopan santun, gotong royong, dan musyawarah mufakat, yang dinilai relevan dalam membangun masyarakat yang harmonis dan beradab. Kapolda juga menekankan bahwa pelestarian budaya Melayu dapat menjadi benteng dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif dan memperkuat karakter bangsa.
Acara silaturahmi ini diisi dengan berbagai kegiatan yang mempererat keakraban, termasuk dialog interaktif dan pertukaran pikiran mengenai berbagai isu keamanan dan sosial budaya di Riau. Para tokoh masyarakat dan pemangku adat menyambut baik inisiatif Kapolda Riau ini dan komitmen mereka untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan melestarikan budaya Melayu harmonis, beradab, gotong royong, musyawarah, identitas, kekayaan, pengaruh, negatif, karakter, bangsa.
