Nyaris Jadi Korban: Niat Tunggu Ojol Dekat Monas, Wanita Hampir Dicopet Pemuda Cepat Tangan

Aksi percobaan pencopetan kembali terjadi di kawasan ramai Monas, Jakarta Pusat, menimpa seorang wanita yang sedang menunggu ojek online (ojol). Insiden wanita dicopet yang untungnya gagal ini terjadi pada hari Sabtu malam, 12 April 2025, sekitar pukul 20.15 WIB, di dekat gerbang selatan Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan. Korban, yang bernama Sari (31), seorang karyawan kantor, selamat dari kehilangan barang berharganya berkat kesigapannya.

Kronologi kejadian bermula ketika Sari selesai menikmati suasana malam di Monas dan memesan ojol untuk pulang. Ia berdiri di trotoar sambil memegang erat tas selempangnya, menunggu kedatangan pengemudi ojol. Tiba-tiba, seorang pemuda dengan ciri-ciri mengenakan kaos gelap dan celana pendek mendekatinya dengan gerakan mencurigakan dari arah samping. Pemuda tersebut dengan cepat berusaha membuka resleting tas Sari dengan maksud untuk mengambil dompetnya.

“Saya lagi fokus lihat aplikasi ojol, tiba-tiba terasa ada yang narik resleting tas saya. Refleks langsung saya pegang erat tasnya,” ujar Sari saat melaporkan percobaan wanita dicopet ini kepada petugas keamanan Monas.

Beruntung, Sari menyadari gelagat mencurigakan pemuda tersebut dan langsung memegang erat tasnya. Merasa aksinya gagal, pemuda yang diduga hendak melakukan percobaan wanita dicopet itu langsung panik dan berusaha melarikan diri ke arah kerumunan pengunjung Monas. Sari sempat berteriak meminta tolong, yang kemudian menarik perhatian petugas keamanan Monas dan beberapa warga di sekitar tempat kejadian.

Petugas keamanan Monas dengan sigap mengejar pelaku percobaan wanita dicopet tersebut. Setelah aksi kejar-kejaran singkat di tengah keramaian, pelaku berhasil diamankan oleh petugas dan beberapa warga yang membantu. Identitas pelaku kemudian diketahui bernama Andre (19), seorang pemuda pengangguran yang diduga kerap melakukan aksi serupa di kawasan Monas.

“Kami berhasil mengamankan pelaku berkat teriakan korban dan bantuan warga. Pelaku kemudian kami serahkan kepada pihak Polsek Gambir untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Komandan Regu Keamanan Monas, Bapak Hartono.

Sari merasa lega dan berterima kasih atas kesigapan petugas keamanan dan warga yang membantu. Meskipun tidak mengalami kerugian materiil, kejadian percobaan wanita dicopet ini membuatnya trauma dan lebih waspada saat berada di tempat umum.

Pihak kepolisian dari Polsek Gambir yang menerima laporan dan pelaku percobaan pencopetan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga barang berharga dengan baik saat berada di tempat keramaian. Peningkatan patroli di kawasan Monas akan terus dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas. Kejadian percobaan wanita dicopet ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di ruang publik.